Data Integration menyediakan fitur sinkronisasi batch, sinkronisasi real-time, dan sinkronisasi berbasis solusi. Anda dapat menentukan fitur yang sesuai untuk mengonfigurasi solusi atau node sinkronisasi data berdasarkan jumlah basis data atau tabel sumber serta jumlah tabel tujuan. Topik ini menjelaskan cara memilih fitur yang tepat berdasarkan jumlah basis data atau tabel.
Informasi latar belakang
- Sebelum menentukan fitur yang akan digunakan, Anda harus memahami dukungan fitur-fitur tersebut untuk sinkronisasi data. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Kemampuan Fitur Sinkronisasi Data.
- Sebelum mengonfigurasi solusi atau node sinkronisasi data, Anda dapat memilih fitur yang sesuai berdasarkan jenis sumber data. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Jenis Sumber Data yang Didukung dan Operasi Sinkronisasi.
- Dalam skenario sinkronisasi data real-time, Anda juga perlu memahami dukungan berbagai jenis tujuan untuk operasi DDL dan DML pada sumber. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Operasi DML dan DDL yang Didukung.
Pilih fitur sinkronisasi data
Data Integration dapat digunakan untuk menyinkronkan data dalam berbagai skenario seperti yang dijelaskan dalam tabel berikut. Anda dapat menentukan fitur yang sesuai untuk mengonfigurasi solusi atau node sinkronisasi data berdasarkan jumlah basis data atau tabel sumber serta jumlah tabel tujuan.Catatan Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengonfigurasi solusi atau node sinkronisasi data menggunakan fitur terkait, lihat Ikhtisar Fitur Sinkronisasi Batch, Ikhtisar Fitur Sinkronisasi Real-Time, dan Ikhtisar Fitur Sinkronisasi Berbasis Solusi.
| Skenario Sinkronisasi Data | Deskripsi Fitur yang Didukung |
| Sinkronisasi data dari satu tabel sumber ke satu tabel tujuan | Fitur berikut dapat digunakan:
|
| Sinkronisasi data dari beberapa tabel sumber di beberapa basis data ke beberapa tabel tujuan | Fitur berikut dapat digunakan:
|
| Sinkronisasi data dari beberapa tabel sumber di beberapa basis data ke satu tabel tujuan | Fitur berikut dapat digunakan:
|