Jika instance database Anda gagal, Anda dapat menggunakan fitur diagnostik untuk mendiagnosis kinerja instance dalam rentang waktu tertentu. Fitur ini menyediakan visualisasi komprehensif atas diagnosis dan membantu mengidentifikasi penyebab kegagalan.
Prasyarat
Instance database yang ingin dikelola termasuk salah satu dari tipe berikut:
ApsaraDB RDS for MySQL
ApsaraDB MyBase for MySQL
Database MySQL yang dikelola sendiri
Instance database terhubung ke Database Autonomy Service (DAS). Untuk informasi lebih lanjut, lihat Hubungkan instance database ke DAS.
Prosedur
Masuk ke Konsol DAS.
Di panel navigasi sebelah kiri, pilih Intelligent O&M Center > Instance Monitoring.
Di halaman yang muncul, temukan instance database yang ingin dikelola dan klik ID instance. Halaman detail instance akan ditampilkan.
Di panel navigasi sebelah kiri, klik Diagnostics.
Di tab Diagnostics, Anda dapat membuat tugas diagnostik dan melihat laporan historis.
Anda dapat mengklik Go to Old Version atau Go to New Version untuk beralih versi fitur diagnostik.

FAQ
T: Bagaimana cara menghitung penggunaan thread, penggunaan koneksi, dan jumlah maksimum thread dalam sesi?
J: Metrik-metrik ini untuk instance ApsaraDB RDS for MySQL dihitung berdasarkan rumus berikut:
Penggunaan thread = Jumlah thread aktif / Jumlah maksimum thread
Penggunaan koneksi = Jumlah koneksi saat ini / Jumlah maksimum koneksi yang diizinkan oleh tipe instance
Jumlah maksimum thread = Jumlah grup dalam pool thread × (Jumlah thread aktif yang diizinkan per grup + 1)
T: Mengapa penggunaan thread melebihi 100%?
J: Berdasarkan rumus penggunaan thread, jika jumlah thread aktif lebih besar dari jumlah maksimum thread, penggunaan thread akan melebihi 100%. Implementasi pool thread ApsaraDB RDS for MySQL tidak membatasi jumlah thread aktif. Oleh karena itu, jumlah thread aktif bisa lebih besar dari jumlah maksimum thread.
Referensi
Untuk informasi lebih lanjut tentang diagnostik SQL otomatis, lihat Mesin diagnostik SQL berbasis biaya.