Topik ini menjelaskan cara kerja disk cache untuk gerbang file.
Cara Kerja Disk Cache
Disk cache untuk gerbang file adalah disk cloud yang dikonfigurasi di Cloud Storage Gateway. Disk ini mengumpulkan dan menyimpan cache data serta metadata pengguna. Fitur utamanya adalah sebagai berikut:
Disk ini menyimpan cache data yang ditulis melalui Titik pemasangan. Setelah file ditutup, gerbang mengunggah data tersebut ke Object Storage Service (OSS) dalam satu operasi, sehingga mendukung operasi penulisan berurutan maupun acak. Setelah data diunggah, ruang cache yang sesuai secara otomatis dibebaskan berdasarkan kebijakan tertentu.
Disk ini menyimpan cache data baca untuk mengurangi latensi saat mengakses file yang sama berulang kali. Untuk file besar, mekanisme pra-baca memuat data ke dalam disk cache, sehingga meningkatkan bandwidth baca.
Disk ini menyimpan cache metadata, seperti struktur direktori, untuk mempercepat operasi metadata sistem file seperti
lsdanstat. Gerbang juga menyediakan mekanisme sinkronisasi metadata yang fleksibel, mencakup Sinkronisasi cepat, Sinkronisasi balik periodik, dan Sinkronisasi balik satu kali guna memenuhi persyaratan Konsistensi data dalam berbagai skenario.Gerbang secara otomatis menghapus data file yang tidak diakses dalam waktu lama berdasarkan Penggunaan disk cache. Hanya data yang dihapus; metadata—seperti nama file, struktur direktori, dan izin—tetap dipertahankan. Hal ini memastikan Penggunaan disk cache tetap pada tingkat yang sehat, biasanya sekitar 60%.
Disk cache menyimpan data dan metadata. Ruang dialokasikan secara proporsional: 80% digunakan untuk cache data dan 20% digunakan untuk cache metadata.
Important notes
Pilih jenis disk cache yang sesuai.
Saat memilih jenis disk cache, sesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda terkait bandwidth dan operasi input/output per detik (IOPS). Pastikan juga kinerja disk cache sesuai dengan spesifikasi gerbang agar mencapai efisiensi optimal. Misalnya, gunakan disk cache ESSD PL1 untuk gerbang Basic dan Medium, serta disk cache ESSD PL2 untuk gerbang Enhanced dan Compute-optimized.
Pilih kapasitas disk cache yang sesuai.
Saat memilih kapasitas disk cache, pertimbangkan kebutuhan untuk cache data maupun cache metadata.
Kapasitas cache data bergantung pada konkurensi dan ukuran file maksimum. Untuk mencegah kegagalan penulisan atau degradasi kinerja, ruang bebas pada disk cache untuk data harus lebih besar daripada hasil perkalian konkurensi × ukuran file maksimum. Untuk kinerja yang lebih baik, sisihkan sekitar 30% ruang bebas.
Cache metadata menyimpan informasi struktural sistem file, termasuk hal-hal berikut:
Struktur direktori
Atribut file, seperti ukuran dan waktu pembuatan atau modifikasi
File stub: Meskipun data file dihapus, catatan file tetap dipertahankan dalam metadata. Hal ini memastikan tampilan yang konsisten saat pengguna menelusuri folder. Ketika pengguna mengakses kembali file yang telah dihapus dari cache, gerbang secara otomatis memuat ulang data tersebut dari OSS ke cache.
Kapasitas cache metadata berkaitan erat dengan jumlah total file. Biasanya, disk cache berkapasitas 100 GB dapat mengelola metadata untuk sekitar 10 juta file.
Jika cache data atau cache metadata kehabisan ruang, sistem akan memicu peringatan throttling dan ruang metadata tidak mencukupi. Untuk menghindari gangguan bisnis, segera lakukan penskalaan disk cache setelah menerima peringatan tersebut guna memastikan gerbang berjalan secara stabil dan efisien.