Pengambilan asal terjadi ketika klien meminta resource yang tidak di-cache pada Titik Kehadiran (POP) CDN atau saat tugas pra-ambil (prefetch) dijalankan. POP CDN kemudian mengambil resource tersebut dari origin server. Anda dapat mengonfigurasi pengaturan pengambilan asal sesuai kebutuhan.
Cara kerjanya
Ketika pengguna mengunjungi situs web, klien seperti browser mengirim permintaan ke POP CDN. URL permintaan mengarah ke nama domain yang dipercepat CDN.
POP CDN memeriksa cache-nya untuk resource yang diminta. Jika resource tersebut tersedia di cache, POP langsung mengembalikannya ke klien.
Jika resource tidak di-cache, POP CDN mengirim permintaan asal ke origin server berdasarkan kebijakan asal yang dikonfigurasi.
Setelah origin server menerima permintaan, server tersebut mengembalikan resource berdasarkan URL dan parameter yang diberikan.
Setelah POP CDN mengambil resource tersebut, POP menyimpannya di cache untuk permintaan selanjutnya.
POP CDN mengembalikan resource ke klien, menyelesaikan permintaan tersebut.
Ikhtisar fitur
Kategori fitur | Fitur | Deskripsi | Tautan terkait |
Pengambilan asal dari bucket OSS pribadi | Pengambilan asal dari bucket OSS pribadi | Jika origin server Anda adalah Alibaba Cloud Object Storage Service (OSS) dan daftar kontrol akses (ACL) bucket diatur ke private, Anda harus memberikan izin akses yang diperlukan kepada CDN. Hal ini memungkinkan POP CDN mengambil resource dari bucket tersebut. | |
Permintaan asal | Protokol asal | Menentukan protokol yang digunakan POP CDN untuk pengambilan asal. Anda dapat mengatur protokol menjadi | |
Origin HOST | Origin HOST menentukan situs pada origin server yang diakses oleh permintaan asal. Jika beberapa website di-host pada origin server yang sama, konfigurasikan origin HOST untuk memastikan POP CDN mengambil resource yang benar. Anda dapat mengonfigurasi HOST default global atau menentukan HOST berbeda untuk origin server yang berbeda. | ||
URL asal | Jika jalur resource pada origin server berubah tetapi URL akses client harus tetap sama, gunakan fitur penulisan ulang URL asal. Saat POP mengambil resource, POP menulis ulang jalur URL yang diminta ke jalur baru berdasarkan aturan yang dikonfigurasi. | ||
Parameter asal | Konfigurasikan aturan untuk menulis ulang parameter permintaan dalam URL asal. Anda dapat menghapus semua parameter, menyimpan parameter tertentu, atau menghapus parameter tertentu. | ||
Header permintaan asal | Sesuaikan Header HTTP permintaan yang dikirim POP selama pengambilan asal. Anda dapat menambahkan, mengubah, atau menghapus bidang header. Fitur ini sering digunakan untuk meneruskan informasi kustom ke origin server, seperti informasi pengguna atau sumber permintaan. | ||
Origin SNI dan Common Name | Jika protokol asal adalah HTTPS, konfigurasikan Server Name Indication (SNI) asal untuk menentukan nama domain server yang diminta POP selama Proses jabat tangan TLS. Fitur ini berguna ketika beberapa situs HTTPS dengan sertifikat berbeda di-host pada alamat IP asal yang sama. Anda juga dapat mengaktifkan daftar putih Common Name. Hal ini membuat POP memverifikasi bahwa | ||
Respons asal | Ubah header respons asal | Konfigurasikan aturan untuk menambahkan, mengubah, atau menghapus header respons HTTP yang diterima dari origin server sebelum POP mengirim resource ke client. Misalnya, tambahkan header respons lintas domain seperti | |
Pengalihan 301/302 | Jika origin server mengembalikan kode status 301 atau 302, konfigurasikan POP untuk meminta resource dari alamat yang dialihkan atas nama client. Hal ini mengurangi jumlah permintaan client. | ||
Fitur lainnya | Periode timeout | Tentukan waktu tunggu maksimum bagi POP untuk menjalin koneksi dengan origin server dan menerima data. Jika origin server tidak merespons atau transfer data belum selesai dalam periode ini, POP memutus koneksi dan mengembalikan error 5xx ke client. Periode timeout yang wajar membantu proses fail fast dan mencegah waktu tunggu client yang lama. | |
Asal lanjutan | Jika Anda memiliki beberapa origin server dan perlu mengarahkan permintaan berbeda ke origin berbeda, gunakan fitur asal lanjutan. Asal lanjutan dapat mengarahkan permintaan ke origin server tertentu berdasarkan kondisi seperti parameter permintaan atau alamat IP client. | ||
Pengambilan asal melalui IPv6 | Jika origin server Anda mendukung IPv6, aktifkan pengambilan asal melalui IPv6. Setelah fitur ini diaktifkan, POP akan memprioritaskan penggunaan protokol IPv6 untuk mengakses origin server. Anda dapat mengonfigurasi fallback otomatis ke IPv4 jika pengambilan asal IPv6 gagal guna memastikan ketersediaan layanan. |