Alibaba Cloud CDN membedakan dua jenis konten: konten statis yang dapat di-cache dan konten dinamis yang tidak dapat di-cache. Memahami perbedaan ini membantu Anda memilih strategi akselerasi yang tepat untuk situs web atau aplikasi Anda.
Konten statis
Konten statis adalah file yang dapat di-cache dan dikirimkan oleh CDN tanpa modifikasi—file yang sama dikembalikan untuk setiap permintaan. Konten statis juga dikenal sebagai sumber daya statis. Contoh umumnya meliputi gambar, video, dokumen HTML, stylesheet CSS, file JavaScript, paket instalasi perangkat lunak, file APK, dan arsip terkompresi.
Alibaba Cloud CDN menyimpan cache konten statis dari origin server Anda di node CDN. Ketika pengguna meminta konten tersebut, CDN mengirimkannya langsung dari node terdekat tanpa perlu melakukan round trip ke origin server. Hal ini mengurangi beban pada origin server Anda dan mempercepat pengiriman konten bagi pengguna di seluruh dunia.
Konten dinamis
Konten dinamis dihasilkan secara real-time sebagai respons terhadap setiap permintaan individual. Konten dinamis juga dikenal sebagai sumber daya dinamis. Karena server menghasilkan konten berdasarkan perilaku pengguna, parameter kueri, atau data real-time, tidak ada dua respons yang identik. Contohnya meliputi halaman yang dirender oleh skrip ASP, JSP, PHP, Perl, dan CGI, serta permintaan API dan kueri database.
Node CDN tidak dapat menyimpan cache konten dinamis. Setiap permintaan diteruskan ke origin server Anda, yang kemudian menghasilkan dan mengembalikan respons tersebut. Akibatnya, akselerasi CDN standar tidak berlaku untuk konten dinamis.
Akselerasi konten dinamis dengan DCDN
Untuk aplikasi yang memiliki banyak konten dinamis dan volume permintaan API yang tinggi, gunakan Dynamic Route for CDN (DCDN). DCDN mengakselerasi kedua jenis konten tersebut:
Alibaba Cloud CDN mengakselerasi konten statis dengan menyimpannya di cache pada node CDN.
DCDN mengakselerasi konten dinamis melalui optimasi routing dan transmisi.