Topik ini menjelaskan perbedaan antara Cloud-native API Gateway dan AI Gateway.
Cloud-native API Gateway
Cloud-native API Gateway mengintegrasikan gerbang lalu lintas, gerbang layanan mikro, dan gerbang keamanan ke dalam arsitektur terpadu. Gerbang ini menyediakan berbagai kemampuan, seperti eksposur layanan, pengendalian lalu lintas, ingress lalu lintas aplikasi dan integrasi, serta manajemen siklus hidup penuh untuk API. Sebagai gerbang terpadu yang berkinerja tinggi dan aman, Cloud-native API Gateway menawarkan kinerja satu hingga lima kali lebih baik dibandingkan gerbang yang dikelola sendiri. Gerbang ini sangat andal, dibangun berdasarkan keahlian teknis bertahun-tahun dan telah teruji selama Festival Belanja Double 11. Selain itu, gerbang ini menyediakan perlindungan keamanan berlapis, termasuk autentikasi Transport Layer Security (mTLS) mutual, autentikasi logon, firewall aplikasi terintegrasi, serta plugin keamanan kustom. Gerbang ini juga sangat dapat diperluas dan mendukung berbagai plugin dengan pembaruan panas.
Untuk informasi selengkapnya, lihat Cloud-native API Gateway.
AI Gateway
AI Gateway dirancang khusus untuk skenario AI. Gerbang ini berfungsi sebagai proksi terpadu untuk API model besar dan MCP Servers, serta menyediakan berbagai kemampuan integrasi dan administrasi. Kemampuan tersebut mencakup akses terpadu ke berbagai model, pergantian model, autentikasi pengguna, pembatasan berbasis token, caching semantik, pencarian web, Content Moderation, dan observabilitas.
Untuk informasi selengkapnya, lihat AI Gateway.