All Products
Search
Document Center

Container Service for Kubernetes:Gunakan Network Policy

Last Updated:Jun 18, 2026

Aktifkan Network Policy di kluster ACK Serverless untuk mengontrol lalu lintas tingkat pod dengan komponen Poseidon.

Prasyarat

Batasan

  • Network Policy hanya didukung di kluster ACK Serverless Pro dan ACK managed cluster Pro.

  • Network Policy tidak mendukung alamat IPv6.

  • Bidang endPort dalam NetworkPolicy tidak didukung.

  • Aturan NetworkPolicy menggunakan pemilih label untuk mencocokkan namespace atau pod. Terlalu banyak sumber daya NetworkPolicy dapat memperlambat propagasi aturan serta menyulitkan manajemen dan troubleshooting. Batasi jumlah sumber daya NetworkPolicy menjadi kurang dari 40 per kluster.

Langkah 1: Aktifkan Network Policy

Instal komponen Poseidon untuk mengaktifkan Network Policy di kluster ACK Serverless Pro.

  1. Instal komponen Poseidon.

    1. Masuk ke Konsol ACK. Di panel navigasi kiri, klik Clusters.

    2. Di halaman Clusters, klik nama kluster Anda. Di panel navigasi kiri, klik Components and Add-ons.

    3. Di halaman Add-ons, klik tab Networking. Pada kartu Poseidon, klik Install.

    4. Pada kotak dialog Install Poseidon, pilih Enable NetworkPolicy for ACS/ECI instances lalu klik OK.

      Setelah instalasi selesai, status Installed akan muncul pada kartu tersebut.

Langkah 2: Buat dan uji aplikasi nginx

Konsol

  1. Masuk ke Konsol ACK. Di panel navigasi kiri, klik Clusters.

  2. Di halaman Clusters, klik nama kluster target. Di panel navigasi kiri, pilih Workloads > Deployments.

  3. Di halaman Deployments, klik Create from Image. Di wizard Create, buat aplikasi bernama nginx dan ekspos sebagai Service. Setelah mengonfigurasi aplikasi, klik Create. Konfigurasikan parameter berikut untuk aplikasi Nginx dan gunakan pengaturan default untuk parameter lainnya. Untuk informasi selengkapnya, lihat Detail konfigurasi.

    Bagian

    Parameter

    Contoh

    Basic Information

    Name

    nginx

    Replicas

    1

    Container

    Image Name

    nginx:latest

    Advanced > Services

    Service Name

    nginx

    Type

    ClusterIP, LoadBalancer, atau NodePort

    Port Mapping

    Name: nginx / Service port: 80 / Container port: 80 / Protocol: TCP

  4. Di halaman Deployments, klik lagi Create from Image. Buat aplikasi client bernama busybox untuk menguji konektivitas ke Service nginx. Konfigurasikan parameter berikut untuk aplikasi busybox dan gunakan pengaturan default untuk parameter lainnya. Untuk informasi selengkapnya, lihat Detail konfigurasi.

    Bagian

    Parameter

    Contoh

    Basic Information

    Name

    busybox

    Replicas

    1

    Container

    Image Name

    busybox:latest

    Interactive Session

    stdin, tty

  5. Verifikasi bahwa client busybox dapat mengakses Service nginx.

    1. Di halaman Deployments, temukan aplikasi busybox dan klik namanya.

    2. Klik tab Pods, temukan pod busybox-{hash}, lalu klik Terminal di kolom Actions. image.png

    3. Di terminal busybox, jalankan wget nginx untuk menguji konektivitas. connection Output tersebut mengonfirmasi bahwa pod busybox dapat mengakses Service nginx.

CLI

  1. Buat pod Nginx dan ekspos sebagai Service. Buat pod:

    kubectl run nginx --image=nginx

    Output yang diharapkan:

    pod/nginx created

    Konfirmasi pod sedang berjalan:

    kubectl get pod

    Output yang diharapkan:

    NAME    READY   STATUS    RESTARTS   AGE
    nginx   1/1     Running   0          45s

    Ekspos pod sebagai Service:

    kubectl expose pod nginx --port=80

    Output yang diharapkan:

    service/nginx exposed

    Verifikasi Service:

    kubectl get service

    Output yang diharapkan:

    NAME         TYPE        CLUSTER-IP      EXTERNAL-IP   PORT(S)   AGE
    kubernetes   ClusterIP   172.XX.XX.1     <none>        443/TCP   30m
    nginx        ClusterIP   172.XX.XX.48    <none>        80/TCP    12s
  2. Jalankan pod busybox dan akses Service nginx.

    kubectl run busybox --rm -ti --image=busybox /bin/sh

    Output yang diharapkan:

    If you don't see a command prompt, try pressing enter.
    / #
    / #

    Setelah prompt muncul, jalankan:

    wget nginx

    Output yang diharapkan:

    Connecting to nginx (172.XX.XX.48:80)
    saving to 'index.html'
    index.html           100% |****************************************************************************************************************************************************|   612  0:00:00 ETA
    'index.html' saved

Langkah 3: Gunakan network policy

Terapkan sumber daya NetworkPolicy untuk membatasi lalu lintas pod berdasarkan label, blok CIDR, tujuan egress, atau akses jaringan publik.

Kasus penggunaan 1: Izinkan akses berdasarkan label

    Kasus penggunaan 2: Batasi akses berdasarkan blok CIDR sumber

      Kasus penggunaan 3: Batasi egress pod ke alamat tertentu

        Kasus penggunaan 4: Kontrol akses jaringan publik untuk pod

        Penting